LATIHAN UNAS
BAHASA INDONESIA
Transmigrasi
Transmigrasi adalah perpindahan penduduk dari pulau satu ke pulau
lainnya dalam satu negara. Transmigrasi ada bermacam-macam jenisnya.
Transmigrasi yang dilakukan bersama-sama satu kampung disebut transmigrasi
bedol desa. Transmigrasi bedol desa dilakukan misalnya karena desa tersebut
terkena bencana atau mungkin desa tersebut akan ditenggelamkan untuk dijadikan
bendungan. Transmigrasi dengan biaya sendiri disebut transmigrasi swakarsa.
Penduduk pulau jawa sangat padat sehingga untuk mendapatkan lahan
pertanian sangat sulit. Banyak lahan pertanian berubah fungsi menjadi lahan
pemukiman. Harga tanah semakin mahal. Untuk mengatasi kepadatan penduduk Pulau
Jawa pemerintah mengadakan program transmigrasi. Penduduk pulau jawa dihimbau
bertransmigrasi ke pulau-pulau besar, seperti Kalimantan, papua, sumatera, atau
Sulawesi.
Di daerah transmigrasi para transmigran dapat meningkatkan
kesejahteraannya. Para transmigran disediakan lahan pemukiman dan lahan
garapan. Masing-masing kepala keluarga mendapat sebuah rumah tempat tinggal dan
lahan garapan seluas dua hektar. Para transmigran yang semula di daerah asal
tidak memiliki tempat tinggal dan lahan garapan kini dapat bertani dengan
leluasa. Selain mendapat dua hal tersebut, para transmigran mendapat tunjangan
jaminan hidup dari pemerintah selama satu tahun.
Tujuan utama diadakan program transmigrasi yaitu untuk pemerataan
penduduk. Pulau-pulau yang berpenduduk padat dihimbau bertransmigrasi ke
pulau-pulau yang berpenduduk padat dihimbau bertransmigrasi ke pulau-pulau yang
berpenduduk masih jarang. Para transmigran diharapkan mampu berhubungan baik
dengan penduduk asli. Percampuran pergaulan penduduk asli dengan para
transmigran diharapkan mampu meningkat-kan hubungan persaudaraan nasional.
Dengan adanya transmigrasi rasa persatuan nasional akan semakin
kokoh.
01. Apa yang dimaksud transmigrasi bedol desa?
(A) Perpindahan penduduk antar pulau dalam suatu
negara
(B) Transmigrasi yang dilakukan karena desa
diserang bencana
(C) Transmigrasi yang dilakukan bersama-sama
oleh penduduk satu kampong
(D) Transmigrasi dilakukan karena tempat tinggal
mereka dijadikan bendungan
02. Bagaimana cara pemerintah mengatasi kepadatan penduduk Pulau
Jawa?
Cara mengatasi kepadatan penduduk di Pulau Jawa yaitu ….
(A) Pemerintah mengadakan program transmigrasi
(B) Membuka lahan pertanian di Pulau Jawa
(C) Menciptakan banyak lapangan kerja di Pulau
Jawa
(D) Memberi jaminan pada penduduk selama setahun
Bacaan soal nomor 03 - 06.
Transmigrasi
Transmigrasi adalah perpindahan penduduk dari pulau satu ke pulau
lainnya dalam satu negara. Transmigrasi ada bermacam-macam jenisnya.
Transmigrasi yang dilakukan bersama-sama satu kampung disebut transmigrasi
bedol desa. Transmigrasi bedol desa dilakukan misalnya karena desa tersebut terkena
bencana atau mungkin desa tersebut akan ditenggelamkan untuk dijadikan
bendungan. Transmigrasi dengan biaya sendiri disebut transmigrasi swakarsa.
Penduduk pulau jawa sangat padat sehingga untuk mendapatkan lahan
pertanian sangat sulit. Banyak lahan pertanian berubah fungsi menjadi lahan
pemukiman. Harga tanah semakin mahal. Untuk mengatasi kepadatan penduduk Pulau
Jawa pemerintah mengadakan program transmigrasi. Penduduk pulau jawa dihimbau
bertransmigrasi ke pulau-pulau besar, seperti Kalimantan, papua, sumatera, atau
Sulawesi.
Di daerah transmigrasi para transmigran dapat meningkatkan
kesejahteraannya. Para transmigran disediakan lahan pemukiman dan lahan
garapan. Masing-masing kepala keluarga mendapat sebuah rumah tempat tinggal dan
lahan garapan seluas dua hektar. Para transmigran yang semula di daerah asal
tidak memiliki tempat tinggal dan lahan garapan kini dapat bertani dengan
leluasa. Selain mendapat dua hal tersebut, para transmigran mendapat tunjangan
jaminan hidup dari pemerintah selama satu tahun.
Tujuan utama diadakan program transmigrasi yaitu untuk pemerataan
penduduk. Pulau-pulau yang berpenduduk padat dihimbau bertransmigrasi ke
pulau-pulau yang berpenduduk padat dihimbau bertransmigrasi ke pulau-pulau yang
berpenduduk masih jarang. Para transmigran diharapkan mampu berhubungan baik
dengan penduduk asli. Percampuran pergaulan penduduk asli dengan para
transmigran diharapkan mampu meningkat-kan hubungan persaudaraan nasional.
Dengan adanya transmigrasi rasa persatuan
nasional akan semakin kokoh
03. Di mana para transmigran dapat meningkat-kan kesejahteraan?
Mereka dapat meningkatkan kesejahteraan di ….
(A) Pulau Jawa
(B) Pulau Sumatra
(C) Daerah Asal
(D) Daerah transmigrasi
04. Mengapa percampuran pergaulan antara penduduk asli dan
transmigrasi itu penting?
Percampuran pergaulan penting karena ….
(A) Mereka saling mengenal kepribadiannya
(B) Persatuan nasional semakin kokoh
(C) Terjadi perkawinan campuran di antara mereka
(D) Hubungan mereka semakin baik
05. Kesimpulan bacaan di atas adalah ….
(A) Para transmigrasi mendapat jatah sebuah
rumah, tanah garapan 2 hektar, dan jaminan
hidup
(B) Sebagian besar pulau-pulau besar di
Indonesia masih berpenduduk sangat jarang
(C) Selain untuk pemerataan penduduk,
transmigrasi dapat memperkokoh persatuan nasional
(D) Karena Pulau Jawa telah berpenduduk sangat
padat, pemerintah perlu mem-buka lahan
transmigrasi
Bacaan soal nomor 6 - 8.
Timun Emas
Di suatu desa, hidup Mbok Tani dan Pak Tani yang ingin punya anak,
Siang dan ma-lam mereka selalu berdoa memohon kepada Tuhan.
“Ya, Tuhan, berilah hamba-Mu seorang anak!” pinta Mbok Tani.
Tiba-tiba Raksasa yang sedang mengem-bara mendengar doa Mbok Tani.
“Hai, Mbok Tani, aku bisa menolong mu, namun ada persyaratan nya.
Apakah kamu mau?” kata Raksasa.
“Ya, aku mau!” jawab Mbok Tani tanpa berpikir panjang.
“Sekarang begini. Kamu saya beri bayi mentimun ini. Nanti tanam lah
isi mentimun emas ini. Nanti tanam lah isi mentimun emas ini. Bila sudah tumbuh
dan berbuah, salah satu nya mentimun emas. Di dalam mentimun emas tersebut ada
bayi yang can-tik. Ketika bayi tersebut telah berusia 17 ta-hun aku akan
mengambil nya. Apakah kau setuju?” kata Raksasa.
“Setuju, setuju!” jawab Mbok Tani.
Setelah Raksasa pergi, Pak Tani menanam isi mentimun. Tidak berapa
lama tanaman biji mentimun itu tumbuh dan ber-buah. Salah satu nya Timun emas.
Segeralah Timun emas tersebut dipetik. Aneh nya Timun itu berubah menjadi bayi
yang cantik. Diasuh nya bayi itu dengan baik hingga be-sar. Mereka bahagia
mempunyai anak Timun Emas. Ketika Timun Emas berusia 17 tahun datang lah
Raksasa untuk menagih janji.
“Mbok Tani, mana Timun Emas?” kata Raksasa.
Dengan tidak berbicara Mbok Tani dan Pak Tani berlari menjauhi
Raksasa. Mereka takut bila Timun Emas diminta Raksasa.
Sang Raksasa marah. Rumah Mbok Tani dirusak nya. Ia menginginkan
Timun Emas. Mbok Tani dan Pak Tani dikejar nya hingga masuk hutan. Mereka takut
ditagih janji oleh Raksasa.
Akhirnya, Timun Emas terlepas sendir-ian. Hanya dengan berbekal
garam, cabai dan terasi dalam kantong. Sang Raksasa mengi-kuti jejak Timun
Emas. Tidak sengaja garam, cabai dan terasi berceceran di sepanjang jalan. Aneh
nya eceran itu berubah menjadi
lumpur. Sang Raksasa terjebak dalam lum-pur dan tidak dapat mengejar
Timun Emas lagi.
06. Alinea pertama cerita rakyat tersebut menunjukkan adanya latar …
(A) sosial
(B) Tempat
(C) Waktu
(D) sosial
07. Watak Mbok Tani dalam cerita di atas adalah ….
(A) Penyabar dan penyayang
(B) Pemarah dan penyayang
(C) Penyabar dan pemberani
(D) Pemarah dan pendusta
08. Amanat yang dapat dipetik dari cerita tersebut adalah ….
(A) Jika kita memberi perlu mendapatkan imbalan
(B) Jika kita memberi maka imbalan lebih besar
(C) Jika kita memberi jangan mengharap imbalan
(D) Jika kita memberi sesuatu imbalan harus
jelas
09. Perhatikan teks berikut ini!
Dahulu kala di Pulau Jawa ada sebuah kerajaan yang dipimpin oleh
seorang raja bernama Prabu
Kartawangi. Permaisuri raja bernama Dewi Rembulan
yang berwajah cantik jelita. Sifat Dewi
Rembulan lembut, santun, dan jujur
Selain memiliki permaisuri, raja juga mempunyai selir bernama Dewi
Lintang. Hati Dewi Lintang
diliputi rasa iri, dengki, serakah, sombong dan
curang. Ia ingin melenyapkan Dewi Rembulan karena ingin menjadi permaisuri
raja. Dia menyuruh seorang nenek jahat menyihir Dewi Rembulan agar menjadi
buruk rupa.
Perbedaan watak Dewi Rembulan dan Dewi Lintang adalah ….
(A) Lembut, santun dan iri
(B) Lembut, jujur dan sombong, curang
(C) Iri, dengki dan lembut, jujur
(D) Sombong, curang dan serakah, sombong
10. Laporan Hasil Pengamatan
Lokasi pengamatan : Kebun Raya Bogor
Waktu pengamatan : 11 Juli 2008
Objek pengamatan : Bunga bangkai (Rafflesis Arnoldi)
Hasil pengamatan :
1. Bunga bangkai yang mekar tidak memiliki batang dan daun
2. Permukaan bunganya kasar dan bintik- bintik
3. Warna nya cokelat kemerah-merahan
4. Pada bagian tengah terdapat lubang kira- kira 50 cm yang berfungsi
untuk menangkap serangga
5. Tingginya kira-kira 1,5 meter
6. Baunya seperti bangkai
Topik laporan di atas adalah ….
(A) Bunga bangkai yang mekar tidak memiliki
batang dan daun
(B) Permukaan bunga bangkai kasar dan
bintik-bintik
(C) Warna bunga bangkai coklat kemerah-merahan
(D) Pengamatan bunga bangkai
11. Perhatikan teks berikut ini !
Tim nasional sepak bola Indonesia, Selasa (19/6) malam, meluncurkan
kostum baru di Gelanggang Olahraga Bung Karno Senayan, Jakarta. Seragam ini
dirancang menggunakan sistem sirkulasi udara demi kenyamanan para pemain dan
memiliki kuali-tas yang sama dengan kostum nasional tim Brazil dan Inggris.
Petikan rubrik di atas berisi tentang ….
(A) Tim nasional sepak bola Indonesia
meluncurkan kostum baru
(B) Kostum baru tim Indonesia sepak bola
Indonesia sama dengan brazil
(C) Kostum baru tim nasional sepak bola
Indonesia nyaman dipakai
(D) Kostum baru tim nasional sepak bola
Indonesia sama dengan Inggris
12. Teks soal nomor 12 dan 13
Layang-layang
Terbang tinggi layang-layang
Ke kanan dan ke kiri bergeleng-geleng
Diterpa angin kencang semakin melayang
Bagaikan hidup yang terbang
Layang-layang seperti bernyawa
Bebas merdeka di angkasa
Mengikuti kemauan si empunya
Sampai kapan di udara
Ketika sampai waktunya
Layang-layang terputus dari benang nya
Dan tidak dapat berbuat apa-apa
Jatuh ke tanah tiada berdaya
Amanat puisi di atas adalah ….
(A) Kita harus ingat bahwa hidup hanya seperti
layang-layang
(B) Hidup ini seperti layang-layang maka
janganlah sombong
(C) Layang-layang perlu dilestarikan karena
murah harganya
(D) Jasa orang harus dikenang sepanjang masa
hidupnya
13. Teks soal nomor 13 dan 14
Layang - layang
Terbang tinggi layang-layang
Ke kanan dan ke kiri bergeleng-geleng
Diterpa angin kencang semakin melayang
Bagaikan angin kencang semakin melayang
Layang-layang seperti bernyawa
Bebas merdeka di angkasa
Mengikuti kemauan si empunya
Sampai kapan di udara
Ketika sampai waktunya
Layang-layang terputus dari benang nya
Dan tidak dapat berbuat apa-apa
Jatuh ke tanah tiada berdaya
Bebas merdeka di angkasa
Makna angkasa adalah ….
(A) Dunia
(B) Udara
(C) Alam
(D) Awan
14. Indra :
(Sambil menggerakkan tangan nya) Tinggal separo lagi, yang belum kita
kerjakan.
Erni :
Iya, tetapi itu soal yang sulit. Kamu bisa, Er ? (lalu menatap wajah
Erma)
Erma :
Tidak ada istilah sulit. Ayo, kita coba !
Amanat yang terkandung dalam drama tersebut adalah ….
(A) Jangan sombong jika mau berhasil
(B) Jangan malas kalau bicara
(C) Jangan menyerah sebelum berusaha
(D) Jangan mengerjakan soal yang sulit
15. Bacaan soal nomor 15 dan 16.
Boncel bermain-main untuk bisa renang di laut. Dia naik sepotong
batang pisang.
“Wah, asyik juga renang di laut. “kata Boncel.
Tiba-tiba ombak laut menggulung nya. Boncel tenggelam di laut. Tangan
nya melambai-lambai dan tenggelam lagi. Untun-glah ikan lumba-lumba melihat nya
Boncel didorong nya sampai pantai.
“Terima kasih, lumba-lumba! „kata Boncel.
“Terima kasih kembali, kau juga pernah menolong ku” kata lumba-lumba.
Tema cerita tersebut adalah ….
(A) Berenang-renang
(B) Bermain-main
(C) Terima-kasih
(D) Tolong-menolong